Pertemuan 05 - Algoritma Pembuatan Kurva Bezier

Kontrol Kurva Bezier

Visualisasi Kurva Bezier

Titik Kontrol
Garis Kontrol
Kurva Bezier
Titik pada Kurva

Hasil Perhitungan

Jumlah titik pada kurva: 0

Rumus Bezier untuk 4 titik kontrol:
B(t) = (1−t)³ × P₀ + 3(1−t)² × t × P₁ + 3(1−t) × t² × P₂ + t³ × P₃
t X(t) Y(t)

Penjelasan Algoritma Bezier

Kurva Bezier adalah kurva parametrik yang digunakan dalam grafik komputer. Kurva ini didefinisikan oleh titik kontrol:

  • P0 dan P3 adalah titik awal dan akhir
  • P1 dan P2 adalah titik kontrol yang menentukan bentuk kurva
  • Parameter t bervariasi dari 0 hingga 1
  • Δt menentukan jumlah titik yang dihitung (semakin kecil Δt, semakin halus kurva)

Kurva Bezier memiliki sifat-sifat penting:

  • Kurva selalu berada di dalam convex hull dari titik kontrol
  • Kurva dimulai di P0 dan berakhir di P3
  • Garis singgung di P0 adalah garis dari P0 ke P1
  • Garis singgung di P3 adalah garis dari P2 ke P3
Contoh perhitungan untuk t = 0.5:
Misal P0 = (50, 300), P1 = (150, 100), P2 = (300, 100), P3 = (400, 300)

X(0.5) = (1-0.5)³×50 + 3(1-0.5)²×0.5×150 + 3(1-0.5)×(0.5)²×300 + (0.5)³×400
= 0.125×50 + 0.375×150 + 0.375×300 + 0.125×400
= 6.25 + 56.25 + 112.5 + 50 = 225

Y(0.5) = (1-0.5)³×300 + 3(1-0.5)²×0.5×100 + 3(1-0.5)×(0.5)²×100 + (0.5)³×300
= 0.125×300 + 0.375×100 + 0.375×100 + 0.125×300
= 37.5 + 37.5 + 37.5 + 37.5 = 150

Jadi titik pada t=0.5 adalah (225, 150)
Segitiga Pascal untuk Koefisien Bezier
1
1
1
1
2
1
1
3
3
1
1
4
6
4
1
1
5
10
10
5
1